Portal Indonesia
Habibie

Sidang Kasus Ijazah Palsu di PN Probolinggo, Terdakwa Tolak Ajukan Eksepsi

berita terkini
Saat sidang perdana kasus ijazah palsu oknum anggota DPRD Probolinggo di PN Kabupaten Probolinggo.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PROBOLINGGO - Sidang perdana kasus ijazah palsu oknum anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Abdul Kadir, telah digelar Kamis (5/12/2019) di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Probolinggo. 

Sidang ini dipimpin oleh Hakim Ketua Gatot Ardian Agustriono dengan dua Hakim Anggota, yaitu Yudistira dan Syafrudin. SementaraJaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang ini membaca surat dakwaan. 

Setelah JPU membacakan dakwaan, penasehat hukum Abdul Kadir yakni Hosnan Taufik yang diberi kesempatan oleh Majelis Hakim untuk melakukan pembelaan, menerima dakwaan yang telah di bacakan oleh penuntut umum.

Pada sidang tersebut, Hosnan Taufik meminta ijin kepada Mejelis Hakim meminta surat salinan BAP, dan Mejelis Hakim mengijinkan untuk meminta salinan tersebut ke Panitra Pembantu. 

Terkait surat dakwaan JPU, Husnan Taufik menyampaikan bahwa, pihaknya sudah mempelajarinya secara seksama. Menurut Husnan, surat dakwaan tersebut sudah memenuhi syarat sehingga tidak perlu mengajukan eksepsi. 

"Klien kami menolak mengajukan eksipsi," ungkap Hosnan Taufik selaku penasehat hukum Abdul Kadir. 

Hosnan menegaskan, diitolaknya eksepsi tersebut, agar proses persidangan dipercepat. "Sehingga sidang dalam skandal kasus ijazah palsu paket C ini, juga cepat mendatangkan tersangka baru," pungkasnya.

Reporter : A. Hadari Asyari
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Korban Pelecehan Seksual di Aceh Utara Alami Trauma
Berita Selanjutnya Kasus Sunda Empire Aceh, Polisi Tidak Temukan Pelanggaran Pidana

Komentar Anda