Portal Indonesia
Habibie

Kritisi Pungli, Kantor Disdik Indramayu Dikepung Massa LSM GMBI 

berita terkini
Ono Cahyono setelah melakukan orasi
ramadhan

PORTAL INDONESIA, INDRAMAYU - Ratusan massa mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melakukan unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) jalan MT. Haryono, Sindang Kabupatan Indramayu, Jabar, Selasa (11/02) lalu.

Dalam aksi tersebut ketua LSM GMBI Kabupaten Indramayu, Ono Cahyono menyerukan dengan keras ada dugaan praktik pungutan liar dilakukan lembaga pendidikan Indramayu, banyak sekali pungutan yang ditemukan dilapangan yang mengatasnamakan sumbangan.

"pungutan liar itu bermacam2 ada yang mengatasnamakan infak senilai Rp.400 ribu, pengadaan buku LKS dan masih banyak lagi yang kami temukan, itu semua berbasis data". Kata Ono.

Selain itu juga, ono menyebutkan Fingerprint yang sengaja diadakan dalam pengadaan barang dan jasa yang kurang lebih menelan anggaran 1,5 Milyard itu juga tidak tepat guna.

"Pengadaan jasa fingerprint itu menurut kami tidak efektip dan kami anggap tidak tepat guna". Disela2 seruan orasinya.

Walau mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), namun hampir terjadi saling dorong antara massa pengunjukrasa dengan Kepolisian. 

Setelah diizinkan masuk, 10 perwakilan massa untuk melakukan mediasi dengan pihak Dinas Pendidikan Indramayu massa yang saling dorong pun ahirnya semua kondusif dan tenang menunggu proses mediasi yang dilakukan perwakilannya. 

(Diskusi dilakukan diruangan aula Disdik antara GMBI dengan jajaran Disdik Indramayu)

Dijelaskan dalam tuntutan yang diltuntutkan ketika tidak dipenuhi maka aksi akan dilanjutkan lebih besar lagi dan dugaan yang sudah by data itu akan ditingkatkan lagi keranah hukum.

Reporter : A. Roso
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pembangunan Spektakuler Rajiun di Sektor Infrastruktur 
Berita Selanjutnya Tempati Kantor Baru, LSM GMBI Distrik Purworejo Gelar Tasyakuran 

Komentar Anda