Portal Indonesia
Habibie

Kasus Sunda Empire Aceh, Polisi Tidak Temukan Pelanggaran Pidana

berita terkini
Kegiatan Sunda Empire Aceh yang Viral di YouTube.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, ACEH UTARA - Kasus kegiatan Sunda Empire di sebuah Warung Kopi (Warkop) di Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara pada Agustus 2019 lalu, kasusnya telah ditangani pihak Polres Lhokseumawe. 

Seperti diketahui, kegiatan Sunda Empire Aceh yang divideokan dan sempat viral di YouTube tersebut, dianggap telah meresahkan masyarakat dan diduga ada pelanggaran pidana. 

Kepada media, Jumat (25/01/2030), Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan mengatakan salah satu petinggi Sunda Empire Aceh Mahmudi sudah diperiksa pihak Kepolisian dan pihaknya sudah menyelidiki kegiatan yang digelar tahun lalu di sebuah warkop. 

Hasil sementara pihaknya tidak menemukan unsur pelanggaran dalam acara tersebut. 

“Sunda Empire Aceh tidak terdaftar di Kesbangpol. Kita sudah cek, namun hasil pemeriksaan terhadap kegiatan Sunda Empire yang viral itu tidak ada pelanggaran pidananya. Namun kita akan terus memonitor,” jelas Ahzan.

Terkait tidak terdaftar di Kesbang Pol, Ahzan sudah mendapat penjelasan dari pengurus Sunda Empire Aceh, bahwasanya lembaga itu lembaga dunia dan bukan lembaga lokal. Namun demikian pihaknya menilai, sebuah lembaga yang tidak mendaftar di Kesbangpol dianggap tidak sah.

“Kita juga sudah menghimbau kepada mereka agar tidak membuat kegiatan yang meresahkan masyarakat. Bila saat ini mereka mengaku mendapat tekanan, ya kenapa juga terlibat dalam lembaga yang tidak diakui oleh pemerintah atau tidak terdaftar di Kesbangpol,” paparnya.

Reporter : Nurmansyah
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Ketahuan Selingkuh, Seorang Istri Aniaya Suami Terancam 7 Tahun Penjara
Berita Selanjutnya Tempati Kantor Baru, LSM GMBI Distrik Purworejo Gelar Tasyakuran 

Komentar Anda