Portal Indonesia
Habibie

Jalan Pecuk Sindang Rusak Parah, Truck Bermuatan Tanah Merah Terguling

berita terkini
Kondisi dump truk yang terguling di Jalan Raya Pecuk Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, INDRAMAYU - Dampak diguyur hujan terus menerus, infrastrurtur jalan umum di sejumlah titik di Kabupaten Indramayu mulai banyak yang rusak dan berlubang, seperti yang terjadi di Jalan Raya Pecuk Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jabar. 

Pantauan portalindonesia.net, kondisi jalan raya Pecuk yang rusak dan banyak ditemui lubang-lubang, menyebabkan sebuah insiden kecelakaan terjadi di jalan tersebut. Sebuah dump truk nopol AB 8873 VK bermuatan tanah merah yang dikendarai oleh Heru terguling, Jumat (24/01/2020) sekitar pukul 14.30.WIB. Muatan truk berupa tanah merah tersebut rencananya untuk pengurugan proyek pertamina di wilayah Waled Kecamatan Cantigi itu tumpah ke badan jalan. 

Peristiwa bermula, sopir dump truk AB 8873 VK (Heru) berniat membantu mobil dump truck AB 8603 TK yang ban mobilnya masuk lubang. Selanjutnya, Dump truck AB 8603 TK tersebut ditarik dengan menggunakan mobil yang dibawa Heru. 

Naas, dump truk yang dikendarai Heru hilang keseimbangan saat ban mobilnya tergelincir di lubang lain hingga akhirnya terguling. 

"Saya maksudnya mau menarik mobil depan yang amblas, namun malah mobil saya yang 'bobo' tergelimpang ke kiri," terang Heru sambil mengamankan kaca depan mobilnya yang lepas. 

Masih di lokasi kejadian, Abdul (49) seorang pengguna jalan yang saat itu hendak melintasi jalan tersebut, mengatakan Jalan Raya Pecuk Kecamatan Sindang ini harus segera diperbaiki. 

Menurut Abdul, jalan ini harusnya mendapat perhatian serius oleh pihak Pertamina dan Pemda Indramayu mengingat jalan ini 24 jam dilalui mobil pertamina, baik mengangkut minyak mentah, material dan tanah untuk urugan". Bebernya

"Kalo masih dibiarkan begini, biarkan saja tanah yang numpuk itu ga usah diratakan lagi, biar mobil mobil besar tidak bisa lewat. Toh jalan ini lebih dibutuhkan untuk akses pertamina. Jangan sampai korban-korban lain nanti lebih banyak lagi karena jalan jalan yang banyak lubang disana sini", beber Abdul dengan nada jengkel.

Reporter : A. Roso
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pangdam XVIII/Kasuari : Saya Yakin Masyarakat Papua Barat Sangat Menghargai Pengabdian Kalian
Berita Selanjutnya Tempati Kantor Baru, LSM GMBI Distrik Purworejo Gelar Tasyakuran 

Komentar Anda