Portal Indonesia
Habibie

Tak Terima Ditampar Oknum Sekdes, Warga Bayuputih Ini Lapor Polisi 

berita terkini
Korban Nuryasin bersama sang istri didampingi ketua LSM Buser Abd. Rahman
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, SITUBONDO - Tak terima ditampar ditempat umum oleh oknum Sekdes, Nuryasin (42) warga Dusun Krajan RT 002 RW 001 Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo lapor ke pihak berwajib  

"Muka saya ditampar di depan masyarakat umum oleh oknum Sekdes itu saat pelaksanaan Pilkades bulan Oktober 2019 lalu. Jujur mas, saya merasa dipermalukan oleh oknum Sekdes itu," beber  Nuryasin (pelapor) didampingi Ketua LSM Buser,  Abd. Rahman, Rabu (22/01/2020). 

Disinggung kapan laporan ke pihak berwajib, Nuryasin mengatakan dirinya dengan didampingi pihak LSM Buser melaporkan apa yang dialaminya pada tanggal 16 Januari 2020. 

"Saya didampingi LSM Buser lapor ke Polres Situbondo pada hari Rabu tanggal 16 Januari 2020 lalu mas," ungkapnya. 

Nuryasin menceritakan awal mula hanya masalah beda pilihan saat pilkades. "Oknum Sekdes itu memilih pro pada calon kades yang kalah. Atas tindakan penganiayaan oleh oknum Sekdes itu, saya gak terima mas," ucap Nuryasin. 

Dikonfirmasi nama oknum Sekdes, Nuryasin mengatakan oknum Sekdes itu berinisial FT. 

"Terlapor adalah FT, ia menjabat sebagai Sekdes Banyuputih. Saya orang awam tentang hukum, jadi saya minta tolong LSM Buser untuk membantu mengawal," imbuhnya. 

(Saat korban di Mapolres Situbondo)

Sementara menurut Ketua Buser, Abd Rahman, terkait kasus tersebut, pihaknya meminta kepada yang berwajib agar betul betul bertindak tegas jangan memilah dan dipilih sesuai dengan semboyan kepolisian "Melayani Mengayomi dan Melindungi". "Apalagi yang menampar itu oknum Sekdes Bayuputih (FT). Masak gara gara Pilkades beda pilihan langsung main hakim sendiri. Kan seorang Sekdes tentunya suda mempunyai ilmu pindidikan dan bukan orang awam," ucap Rahman. 

Sementara Kepala Desa Banyuputih, H Juharto,SH., saat dimintai keterangan terkait kasus tersebut, mengatakan awalnya tidak tahu permasalahan hukum yang terjadi antara pelapor yang merupakan warganya dengan terlapor FT.  

"Saya tidak tau karna saat itu saya non aktif sebagai Kepala Desa. Saya taunya baru saja, yakni setelah membaca berita di media Onlein bahwa saudara Nuryasin sudah melaporkan ke Polres Situbondo. Bagaimana selajutnya, saya tidak tau," ucap Juharto.

Reporter : Zuhdi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Insiden Mobil Patroli Tabrak 5 Motor, Kapolresta Malang Minta Maaf
Berita Selanjutnya Bapaslon Jalur Independen di Sidoarjo Serahkan Dokumen Dukungan ke KPU

Komentar Anda