Portal Indonesia
Habibie

Wali Kota Malang: Awasi Pendapatan Asli Daerah Jangan Sampai Masuk Kantong Oknum

berita terkini
Wali Kota Malang saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Disperkim, Rabu (15/01/2020). 
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MALANG RAYA - Wali Kota Malang, Sutiaji, menyerukan kepada jajaran ASN, agar sesama ASN harus saling meningkatkan kinerjanya. Hal ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Disperkim Kota Malang, Rabu (15/01/2020) pagi.

Bahkan, Sutiaji secara tegas menghimbau agar sesama ASN harus ikut mengawasi.

"Soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus masuk kas daerah. Jangan sampai masuk ke kantong oknum," tegasnya.

Sebab menurut Sutiaji, PAD itu untuk kesejahteraan masyarakat. "Laporkan pada saya jika menemukan dan mendapati kebocoran anggaran dari pendapatan, karena adanya oknum yang jelas-jelas merugikan masyarakat Kota Malang," tandasnya. 

Diungkapkan oleh Wali Kota Malang, bahwa banyak kebocoran kas daerah yang tidak masuk PAD, termasuk soal titik-titik perpakiran maupun dari pendapatan lainnya. "Jangan hanya untuk memperkaya diri, tapi dari hasil korupsi" pesannya.

Jadi, sambung Sutiaji, jangan hanya diam saja atau pura-pura gak tahu. "Sebab hal itu sama saja sepakat membiarkan tumbuh kembangnya hawa korupsi dilingkup Pemerintahan Kota Malang," tukasnya.

Wali Kota Malang juga menyarankan gerakan sosial dilingkup semua perangkat ASN agar ada tumbuh rasa solidaritas kemanusiaan yang adil dan beradab. "Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu kepada yang kurang mampu," imbaunya.

Sebelum apel pagi ditutup dengan doa, Sutiaji mewanti-wanti kepada pejabat ASN yang berwenang agar jangan sekali-kali mudah menjajikan untuk soal penerimaan pegawai  hal negeri. Termasuk jual beli jabatan maupun sikap diskriminatif. 

Jika mendapati hal tersebut, Sutiaji mengatakan, bahwa dirinya tidak akan segan-segan untuk menindak oknum perangkat dinas terkait.

"Sudah saatnya dimulai pembenahan dan penataan perangkat ASN selaku birokrasi pemerintahan yang melayani dan bukan dilayani," pungkasnya.

Reporter : Galih
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Kapolres Probolinggo Mengajar di Tenda Penampungan Siswa
Berita Selanjutnya Ketahuan Selingkuh, Seorang Istri Aniaya Suami Terancam 7 Tahun Penjara

Komentar Anda