Portal Indonesia
Habibie

Pihak PLTU Pastikan Buih di Peraian Pantai Bohay Tidak Berbahaya 

berita terkini
Kondisi perairan Pantai Bohay di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. (Istimewa)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PROBOLINGGO - Buih yang ada di perairan Pantai Bohay Desa Binor, diakui oleh PJB UP JOM PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo, bahwa buih tersebut berasal dari hasil produksi. Namun, buih tersebut dipastikan tidak berbahaya. 

Hal itu disampaikan pihak PLTU Paiton melalui Manajer Pemeliharaan PJB UP JOM operator PLTU Unit 9, Suyanto kepada portalindonesia.net melalui sambungan selularnya, Minggu (8/12/2019). 

"Kemarin kita ada injeksi dioxide pengganti dari pengganti klorin. Itu sebenarnya produk ramah lingkungan. Namun kemarin, kita dapat informasi ada buih padahal  harusnya tidak berbuih," terang Suyanto.

Dioxiside tersebut menurut Suyanto, dipakai untuk memurnikan air yang masuk ke sistem pendingin pembangkit PLTU. "Karena pembangkit listrik Paiton memerlukan air yang benar-benar murni," imbuhnya. 

Suyanto juga mengatakan, kandungan mineral hingga ion dalam air harus dipisahkan (deionized) sebagai bahan baku produksi steam (kukus). Air yang dipakai itu, lantas dibuang ke perairan Selat Madura melalui outlet kanal.

“Kita Sudah menghubungi pemasoknya, kenapa bisa berbuih seperti itu. Karena biasanya tidak. Meski itu tidak berbahaya, tapi kita perlu klarifikasi juga toh,” tandas Suyanto.

Sementara itu, pengelola sekaligus ketua Binor Green Community (BGC), Anton Marsono mengatakan bahwa untuk kali pertama di pantai Bohay ada buih seperti itu. 

"Ini baru pertama kali terjadi ada buih di Pantai Bohay. Rencananya kami akan mendatangi DLH pada Senin nanti. Kami berharap pengawasan terhadap limbah di PLTU Paiton diperketat lagi," tegasnya.

Reporter : A. Hadari Asyari
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Tersapu Angin Kencang, Tiang Listrik di Guyangan Patah
Berita Selanjutnya 21 Perguruan Resmi Daftar Pada Open Turnamen Karate KKI Lhokseumawe CUP I

Komentar Anda