Portal Indonesia
Habibie

Modus Penipuan Baru, Gunakan Struk Transferan Palsu Terjadi di Banyumas

berita terkini
Struk bukti transfer palsu (Foto: PORTALINDONESIA/Sugito)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BANYUMAS - Panitia pembangunan masjid tentu akan senang apabila ada transferan atau kiriman uang dari donatur. Namun yang terjadi di Kalibagor, Banyumas justru adanya indikasi modus penipuan model baru dengan cara mengirimkan struk bukti transferan yang diduga palsu, dibuat oleh pelaku penipuan. Selanjutnya pelaku menghubungi ketua panitia, memberitahukan jika transferannya sudah masuk namun kelebihan dan meminta sisa kelebihannya.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Legowo, komplek Bumi Perkemahan Kendalisada Kalibagor, Riswoto kepada Portal Indonesia, Kamis (5/12) mengaku baru saja dikerjain oknum yang diduga kuat penipu. "Ada orang yang berniat jahat dengan berpura-pura mentransfer ke panitia dengan jumlah Rp 6 juta. Setelah kami cek di bank ternyata tidak ada transferan yang masuk ke rekening panitia dan jumlahnya masih tetap," kata Riswoto. 

Riswoto, ketua panitia pembangunan Masjid Legowo (Foto : PORTALINDONESIA / Sugito).

Dia menceritakan, ada orang mengirimkan whatshaap dengan nomor +6281327891972 yang mengatakan sudah mentransfer uang sebesar Rp 6 juta pada tanggal 30 November 2019 hari Sabtu. Kemudian orang tersebut mengatakan bahwa niatnya mentransfer Rp 600 ribu, tetapi jadi Rp 6 juta. Sehingga panitia diminta mengembalikan Rp 5,4 juta.

Masjid Legowo (Foto: Sugito)

Senin (2/12), panitia pembangunan masjid mengecek ke BRI Unit Kalibagor dan meminta print out buku rekening. Hasilnya, tidak ada transferan Rp 6juta seperti yang di WA oleh penipu.

Reporter : Sugito
Editor : Sutrisno
444
Berita Sebelumnya Asyik Ngamar di Vila, 14 Pasangan Mesum Dirazia
Berita Selanjutnya Jalan Pecuk Sindang Rusak Parah, Truck Bermuatan Tanah Merah Terguling

Komentar Anda