Portal Indonesia
Habibie

Begini Kronologi Anggota KKB yang Tewas Tertembak Tim Gabungan

berita terkini
Kasat Reskrim Pilres Lhokseumawe memperlihatkan barang bukti senjata dan bahan peledak milik pelaku saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, ACEH - Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang, melakukan konferensi pers terkait penembakan AB (30), hingga tewas di tempat, di Desa Punteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. 

kejadian itu bermula dari informasi warga, berkibarnya bendera hijau berlambang bintang bulan dan pedang di tiang bendera SDN 17 Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Pada tiang bendera tersebut dipasang alat peledak sejenis bom. 

“Kemudian personil Polsek Sawang, menghubungi tim Penjinak Bom Polda Aceh Brimob Kompi Jeulikat untuk mengamankan alat yang di duga bom rakitan tersebut. Sehingga bendera pun berhasil diturunkan oleh petugas,” jelas Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Indra, Selasa (03/12/19) pukul 11.10 WIB.

Terjadi pembakaran fasilitas sekolah di SDN 17 Sawang itu sangat meresahkan warga, sehingga Kapolda Aceh membentuk Satgas Tim Gabungan untuk melakukan tindakan terhadap pelaku yang sudah sangat meresahkan masyarakat itu.

Pelaku juga memeras kepala desa (Geuchik) kepala sekolah, kontraktor dengan nada ancaman bila tidak di berikan uang, hal serupa juga pengancaman terhadap TNI-Polri melalui akun di medsos. "Sehingga Kapolda memerintahkan untuk melakukan penindakan yakni upaya operasi penangkapan,” tambah Indra.

Tim gabungan menuju ke Desa Punteut, setibanya di lokasi, menunggu tersangka melewati titik yang sudah dilakukan penyelidikan sebelumnya. “Setelah tersangka lewati itu, ternyata AB alias Tentra Raman membawa senjata rakitan laras panjang lengkap rompi yang berisi kabel diduga bahan peledak,” ucapnya.

Pada pukul 19.00 WIB, tim gabungan berusaha melakukan penyergapan terhadap Tentra Raman, kemudian pelaku yang merasa terdesak melakukan tembakan ke arah tim gabungan, hingga terjadi kontak senjata.

“Setelah itu, tim berhasil melumpuhkan pelaku. AB yang sudah terluka berusaha melarikan diri, saat akan jatuh, pelaku balik ke arah kanan dan merempet senjata ke arah petugas, sebelum petugas membalas, pelaku sudah tumbang dan dinyatakan tewas,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendeteksian terhadap hal itu. “Memang, dugaan masih ada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah hukum Polres Lhokseumawe," ujarnya. 

Pasca melumpuhkan AB alias Tentra Raman dan pengikutnya, diharapkan agar berhenti melakukan tindakan kriminal yang dapat meresahkan masyarakat. "Hal ini jelas tindakan kriminal yang dilakukan pelaku AB," tutup Kasat Indra.

Reporter : Nurmansyah
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Bangga, 80% Putra Asli Daerah Papua Masuk Pendidikan Tamtama TNI AD
Berita Selanjutnya 700 Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Mulai Diberikan Pembekalan

Komentar Anda