Portal Indonesia
Habibie

AMATI Kritisi Proyek Malioboronya Kota Malang

berita terkini
Romadhony tampak meninjau proyek pembangunan "malioboronya" kota malang.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MALANG RAYA - Kawasan pertokoan jl.Basuki Rahmat (Kayutangan) di kota malang tahun 80 - 90-an menjadi pusat keramaian dan ajang kongkow kaum muda pada jaman itu.Akan tetapi sejak berdirinya mall maupun pusat perbelanjaan di sekitar alun-alun kota Malang,kawasan kayutangan jadi sepi pengunjung maupun pejalan kaki.(22-11-2019).

Pemkot Malang di akhir tahun ini lakukan proyek pembangunan di kawasan yang dinamakan "malioboronya" kota Malang.Saat ini sedang berjalan proyek pembuatan trotoar,dimana nantinya kawasan kayutangan di jadikan satu arah dan tidak ada (dilarang) kantong parkir.Hal tersebut menggugah Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMATI) untuk menindak lanjuti kenapa proyek harus mengusir juru parkir (jukir).

Romadhony selaku koordinator AMATI sekaligus LBH,lSM Anak Negeri mengatakan "proyek pembangunan di nilai terlalu tergesa-gesa dan terkesan di paksakan,selain itu ketika dony konfirmasi ke pihak Dinas Perhubungan (Dishub) bagian lalu-lintas ternyata belum ada ijin maupun uji rekayasa lalulintas"ucapnya.

Dony menambahkan "Bukan hanya masalah lalin,proyek pembangunan trotoar juga tidak ada sosialisasi maupun pemberitahuan,sehingga nasib puluhan jukir dan keluarganya yang menggantungkan mata pencahariannya dari hasil parkir akan kehilangan sumber Rezekinya.Ketika dony bertanya kepada beberapa pelaku usaha (toko) di sekitar kayutangan,pihak toko mengatakan tidak tahu menahu dan tidak pernah ada sosialisasi dan diajak rembugkan akan adanya proyek trotoar tersebut.

Salah satu pemilik toko bahkan menyesalkan adanya proyek tersebut karena sekarang saja pengunjung toko sudah sepi apalagi jika kayutangan dijadikan satu arah tentunya laju kendaraan di kawasan tersebut akan melaju kencang.AMATI merasa kecewa terhadap proyek "malioboronya" kota Malang karena tidak tepatnya sosialisasi dan analisa dampak lingkungan (amdal) yang kurang di perhatikan.

Reporter : Junaedi
Editor : -
444
Berita Sebelumnya Keluhan Seragam Batik Siswa SD Viral di Medsos, Ini Tanggapan Dindikpora Purworejo
Berita Selanjutnya 700 Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Mulai Diberikan Pembekalan

Komentar Anda