Portal Indonesia
Habibie

Terduga Teroris Abu Umar Pandai Ilmu Matematika Sejak Kecil

berita terkini
Terduga teroris Markino alias Abu Umar.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PURWOREJO - Markino alias Abu Umar, warga Dusun Sutoragan, Desa Sumbersari, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, ramai diberitakan di berbagai media sebagai terduga teroris dan telah ditangkap oleh Densus 88 di Gunung Kidul, DIY.

Untuk mengetahui kebenaran kabar tersebut, awak media menemui Kepala Desa Sumbersari, Yusak, di kantornya, Kamis (21/11/2019). 

Yusak menyampaikan, bahwa Markino memang lahir dan besar di desanya.

"Sudah lama pindah, belasan tahun lalu. Kalau ibu, bapak dan adiknya masih di sini. Saya kenal dekat dengan Markino, teman sekolah SD dan SMP. Dia memang kami kenal pintar pelajaran Matematika," jelas Yusak saat ditemui awak media di kantornya. 

Dari data rekam KK yang kami dapatkan ada tiga orang yang masuk dalam daftar tersebut yaitu Pawiro Rejo (74) yang merupakan ayah Markino, Keminah (50) Ibu dan Margono (36) adik bungsu Markino. 

Sementara itu, ayah Markino menerangkan jika anak sulungnya tersebut merupakan anak yang sejak kecil nurut dan pintar. "Dulu pernah bekerja di perusahaan mobil Isuzu Panther, Pondok Ungu, Bekasi. Tapi terkena PHK," jelas Pawiro Rejo.

Markino alias Abu Umar bersekolah di SD Sumbersari, Kecamatan Butuh, SMP belum diketahui dimana. Markino mengenyam pendidikan akhirnya di STM Negeri 1 (sekarang SMKN 1) Purworejo, Jawa Tengah.

"Kami keluarganya hanya tahu kalau Markino di Gunung Kidul kerja, buat cari makan. Nggak aneh-aneh. Wong kalau pulang minta beras ya saya kasih," tambah Keminah sang ibu sambil menangis.

Lebih lanjut Keminah menjelaskan bahwa, Markino memiliki satu anak perempuan yang belajar di UGM dan tinggal menunggu wisuda.
Slamet, salah satu teman masa kecil terduga teroris kelompok JAD ini menceritakan bahwa dia sejak kecil hingga bekerja di Bekasi mengontrak bersama Markino. "Namun ketika Markino  kena PHK tahun 1998 lalu pergi dari Bekasi dan jarang bertemu. Pernah ketemu pas pernikahan adiknya, saya heran saja kok penampilannya berbeda (berjenggot). Kalau pulang ke desa bawa mobil angkot dan pernah bawa mobil ambulans (sambil menyebut nama salah satu ormas agama)," kata Slamet.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap terduga teroris Abu Umar alias Markino dan istrinya di Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Selasa (20/11) pagi.

Reporter : Fauzi/Alex
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Bubuk Petasan di Situbondo Meledak Saat Diracik, 1 Tewas 
Berita Selanjutnya Warung Sengon Dilalap Api, Warga Keluhkan Lambatnya Damkar

Komentar Anda