Portal Indonesia
Habibie

Ikuti Lomba Cipta Menu Hari Pangan Sedunia, SMK Ini Wakili Bondowoso

berita terkini
Danis Fitriani dan Dina Anggraini dengan Hasil Karyanya.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Semangat totalitas tanpa batas yang ditunjukkan dua pelajar sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bondowoso untuk menjadi sekolahannya berbasis kewirausahaan sangat luar biasa. 

Berkat semangat dan keseriusan yang disertai hasil karyanya, dua siswa tersebut pada hari ini (Rabu 20 Nopember 2029) menjadi duta Dinas Ketahanan Pangan Bondowoso untuk mengikuti lomba cipta menu dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia di JX International Convention Hall Surabaya. 

Ternyata, dua pelajar tersebut adalah Danis Fitriani dan Dina Anggraini. Keduanya adalah siswi SMK Al Akhyar. Ini menjadi bukti, bahwa SMK Al Akhyar menjadi pembeda dengan sekolah lainnya dalam membangun mimpi menjadi SMK berbasis kewirausahaan sehingga sekolah ini layak mendapatkan apresiasi. 

Bombolone Bondowoso Doughnut menjadi produk andalan yang diciptakan penuh kreasi oleh Danis Fitriani dan Dina Anggraini. Keduanya tampak sangat kompak mulai dari pemilahan bahan, proses produksi, hingga penyajian yang dikemas cantik menarik. 

Kepala SMK Al-Akhyar Januar Adie Chandra, SP yang mendampingi langsung lomba cipta menu ke Surabaya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada guru produktif yang tanpa lelah dan penuh kesabaran membimbing siswa hingga pada pencapaian menjadi wakil kabupaten Bondowoso pada ajang lomba cipta menu Dinas Ketahanan Pangan Jawa Timur dalam rangka memperingati hari pangan sedunia yang ke 39. 

“Jujur sangat terharu dengan tekad anak-anak, meski dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi, tertakdirkan menjadi siswa di sekolah pinggiran, tapi mempunyai tekad yang besar untuk berani menatap dunia” ujar kepala sekolah yang juga kandidat master UM Jember dengan penuh semangat. 

Sementara itu, Danis dan Dina tampak sangat bahagia mengikuti tahapan-tahapan penilaian yang dilakukan oleh dewan juri. Seringkali kedua siswi asli Wonokusumo-Tapen melempar senyum kepada siapa saja yang penasaran melihat hasil karyanya. Tanpa canggung, kedua siswi tersebut juga dengan penuh kesabaran menjawab pertanyaan yang diajukan secara antusias baik oleh dewan juri maupun pengunjung. 

“Pengalaman pertama lomba hingga Jawa Timur yang benar-benar menyenangkan dan sangat membanggakan bagi kami berdua mas. Semoga terpilih menjadi yang terbaik, meski sudah sangat bersyukur sudah sampai sini”, tegas Danis saat diwawancarai portalindonesia.

Hingga berita ini diturunkan, proses penilaian hasil cipta menu masih berlangsung, juri melakukan penilaian detail dari satu meja ke meja lainnya.

Tampak para juri melakukan komunikasi aktif dengan peserta lomba dengan instrumen-instrumen pertanyaan yang telah disiapkan sebagai acuan penilaian.

Reporter : Tim
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pilkada Muna 2020: Rajiun Sebut La Pili Sebagai Bakal Calon Wakilnya 
Berita Selanjutnya 700 Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Mulai Diberikan Pembekalan

Komentar Anda