Portal Indonesia
Habibie

Jelang Konkenprov Kian Panas, PGRI Besuki Raya Rapatkan Barisan 

berita terkini
.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Semakin memanasnya persaingan menuju Konferensi Kerja Provinsi  (Konkerprof) PGRI Jawa Timur, membuat PGRI wilayah Eks-Karisidenan Besuki membentuk Forum Besuki Raya dan mengagendakan silaturahim kader, Jum'at (8/11/2019), dengan tuan rumah PGRI Jember. 

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Ketua PGRI Banyuwangi, Bondowoso, Kota Probolinggo, Situbondo, Lumajang, Probolinggo dan Perwakilan pengurus cabang (kecamatan) se- wilayah Besuki Raya.

Ketua PGRI Jember Supriyono mengaku bahwa kegiatan Forum Besuki Raya dilaksanakan rutin satu bulanan dan secara bergantian bergilir dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya. 

"Khusus untuk pertemuan bulan ini lebih terfokus membicarakan agenda Konkerprov yang akan dilaksanakan pada Bulan Desember 2019 di Surabaya. Sebuah forum tertinggi tingkat Jawa Timur untuk memilih pemimpin PGRI Jawa Timur 5 tahun mendatang," katanya. 

Pantauan PortalIndonesia dilokasi acara melaporkan, bahwa ketua PGRI Banyuwangi Drs. H. Teguh Sumarno, M.M menjadi satu-satunya nama yang diusung Forum Besuki Raya untuk mencalonkan diri menjadi ketua PGRI Jawa Timur periode selanjutnya.

Nama Teguh Sumarno sendiri merupakan sosok yang tidak asing dikalangan aktivis PGRI. Putra Blambangan yang juga masih berdarah Madura ini sukses mengantarkan Universitas Banyuwangi (Uniba) menjadi kampus yang besar dan sukses. 

Teguh Sumarno sendiri mengawali karirnya menjadi Guru SD, Guru SMP, Guru SMA, Kepala Sekolah, PC.PGRI, Ketua PGRI, menjabat menjadi kepala OPD di berbagai dinas dan pernah menjadi Kepala BAPEDDA di Banyuwangi. Memimpin dan mengelola berbagai Universitas dan juga beberapa Rumah Sakit (RS) sampai saat ini merupakan kompetensi lebih yang dimilikinya.

Sahabat dari Gubenur Jatim (Ibu Khofifah Indar Parawangsa) dan Mendikbud (Bapak Nadim Makarim) ini selain terkenal cerdas, pemberani, juga mempunyai komitmen tinggi membangun pendidikan demi eksistensi bangsa Indonesia

“Ikhlas berjuang untuk PGRI (loyalitas) merupakan syarat utama menjadi pengurus PGRI karena menjadi pengurus tidak mendapatkan gaji.

"Kompetensi sangat penting dalam sebuah organisasi, kompetensi yang baik harus didukung oleh Kinerja yang baik sehingga membuahkan kreativitas atau inovasi yang bermanfaat bagi semua anggota. Kompetensi dan Kinerja belum lengkap jika tidak didukung oleh Literasi, Berkembangnya Ide, Inovasi atau Kreatifitas merupakan hasil dari sebuah Budaya Literasi,” tegas Teguh dalam akhir sambutannya.

Sementara itu, ketua PGRI Bondowoso Bambang Sutjipto, S.Pd, M.Si menyampaikan bahwa Teguh Sumarno adalah sahabat lama yang saya meyakini punya rekam jejak yang sangat bagus apalagi dalam bidang pendidikan, dan yang jauh lebih penting adalah mempunyai semangat dan komitmen yang besar untuk memajukan pendidikan di Jawa Timur.

“Bukan sekedar karena beliau adalah sahabat lama yang saya tahu betul bagaimana karakter dan kepribadiannya, namun lebih kepada kompetensi pak Teguh yang saya yakini sangat hebat  dalam bidang pendidikan,” imbuh Bambang menutup kegiatan.

Reporter : Chandra
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Dewan Pendidikan: Kuatkan Pendidikan Karakter dengan GKM 
Berita Selanjutnya 700 Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Mulai Diberikan Pembekalan

Komentar Anda