Portal Indonesia
Habibie

Dewan Pendidikan: Kuatkan Pendidikan Karakter dengan GKM 

berita terkini
Suasana Rembug Pendidikan 
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Tantangan terberat dan sekaligus ancaman masa depan bangsa Indonesia, salah satunya adalah pendidikan karakter. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) menjadi sangat penting untuk dilakukan demi menghantarkan masa depan bangsa yang gemilang.

Tidak heran pada akhirnya pemerintah melalui Perpres Nomor 87 tahun 2017 meluncurkan Perpres PPK. Kondisi yang sama berdasarkan hasil penelitian Dewan Pendidikan kabupaten Bondowoso adalah fakta semakin tergerusnya karakter generasi Bondowoso yang menjadi penghambat laju perekonomian masyarakat.

Berdasar hasil penelitian, Dewan Pendidikan kabupaten Bondowoso menggelar acara Rembug Pendidikan (Sabtu, 09/11/2019) di Aula Ki Hajar Dewantoro Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso bertajuk “ Penguatan Pendidikan Karakter dan Optimalisasi Gerakan Kembali ke Musholla (GKM)” dengan mengundang akademisi dan praktisi pendidikan seperti; PGRI, MKKS, perwakilan kepala SD hingga SMK, hingga Komite Sekolah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.  

Acara rembug pendidikan ini dibuka bersama oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bondowoso Drs. H. Harimas, MM. Dalam sambutannya, Harimas menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Dewan Pendidikan Bondowoso yang merupakan mitra kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso. 

“Implementasi Pendidikan karakter itu adalah tanggung jawab kita bersama, gerakan kolektif dan massif sangat penting dilakukan untuk kesuksesan masa depan Bondowoso dan bangsa Indonesia tercinta” ujar Harimas disambut tepuk tangan peserta Rembug Pendidikan.

Senada dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ketua Dewan Pendidikan Bondowoso Dr.HM. Syaeful Bahar, M.Si menyampaikan bahwa penguatan pendidikan karakter harus menjadi kerja bersama orang tua-sekolah-dan masyarakat luas untuk bergotong royong membangun misi mulia bangsa yang termaktub dalam Perpres PPK No 87 tahun 2017.

“Perpres PPK disinergiskan dengan Perbup GKM nomor 9 tahun 2017 menurut saya adalah langkah tegas bersama yang sangat penting dilakukan untuk menjawab segala bentuk permasalahan sosial khususnya para generasi muda saat ini. Maka menjadi penting Gerakan Kembali ke Musholla untuk digaungkan kembali” tegas Bahar yang juga Dosen UIN Sunan Ampel dengan penuh semangat. 

Pantauan Portal Indonesia, terlihat bagaimana dinamisnya Rembug pendidikan penguatan pendidikan karakter dan optimalisasi Perbup No. 9 Tahun 2017 tentang Gerakan Kembali ke Musholla menjadi pemantik yang dasyat berlangsungnya rembug pendidikan. Semua hasil diskusi menjadi rekomendasi positif Dewan Pendidikan untuk dilaporkan secara tertulis kepada Bupati Bondowoso.

Reporter : Chandra
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pangdam XVIII/Kasuari: Saya Prioritaskan Putra Asli Papua Bisa Jadi Prajurit Kodam XVIII/Kasuari
Berita Selanjutnya Penghasilan Tetap Perangkat Desa Naik Menjadi Rp 2 juta Lebih

Komentar Anda