Portal Indonesia
Habibie

Rawan Kebakaran di Musim Kemarau Panjang, Warga Kabupaten Malang Dihimbau Waspada 

berita terkini
Kabid PPBK Kabupaten Malang, Goly Karyanto, SE, MM.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MALANG RAYA - Terhitung sejak beberapa minggu terakhir, tercatat sudah 32 kali peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Bahkan pada tanggal 20 Oktober kemaren, terjadi kebakaran hingga tujuh dalam sehari. Begitu kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PPBK) Kabupaten Malang, Goly Karyanto, saat dikunjungi portalindonesia.net di tempat kerjanya, Kamis (31/10). 

Goly mengungkapkan bahwa suhu panas yang ekstrem di musim kemarau panjang ini, peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang justru mengalami peningkatan seratus persen dibandingkan dengan tahun kemarin. 

"Untuk tahun ini, tercatat total per-Januari hingga akhir Oktober 2019 sudah 77 kali terjadi peristiwa kebakaran. Berdasarkan data pada Oktober tahun 2017, tercatat ada 37 peristiwa kebakaran, dan mengalami penurunan di tahun 2018, yakni 17 peristiwa kebakaran. Sedangkan pada bulan Oktober ini, tercatat ada 34 peristiwa yang sama." terang Goly.

Menurutnya, sekalipun sudah dijalankan sosialisasi pencegahan bahaya kebakaran, namun karena minimnya anggaran, maka terbatas pula program sosialisasi. 

Sehingga, sambung Goly,  perlu dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak dengan melibatkan pihak Dinsos, BPBD, Puskesmas, termasuk pihak rumah sakit pemerintah maupun swasta dalam rangka peningkatan akreditasi lembaga tersebut. 

"Program sosialisasi, satu tahun hanya mampu dilaksanakan 4 kali sesuai anggarannya. Bahkan suplai untuk unit pemadam hanya 3,5 juta per bulan. Padahal untuk 7 kendaraan operasional pemadam, per unitnya harus isi 100 liter dengan menggunakan solar non subsidi, pertamina dex. Itu pun mengisinya di SPBU tertentu," keluh dia terkait minimnya anggaran.

Diterangkan pula, bahwa permintaan rescue dari masyarakat terhadap bahaya binatang buas seperti buaya, ular dan tawon sengat disekitar tempat tinggalnya belum bisa dilayani maksimal dikarenakan minimnya sarana kelengkapan. Sehingga pihaknya perlu bekerjasama dengan pihak Pemadam Kebakaran Kota Malang, karena alat perlengkapan lebih mendukung.

Terakhir, Kabid PPBK Kabupaten Malang mengingatkan kepada warga masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran.

"Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan semua kegiatan per api-an, pastikan sudah padam. Cek dan pastikan tidak ada bara api, termasuk penggunaan alat dapur yang menggunakan sumber energi berupa gas elpiji" himbaunya.

Reporter : Galih
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Mbah Sijam Warga Ponorogo Tewas Di Dalam Sumur
Berita Selanjutnya Warung Sengon Dilalap Api, Warga Keluhkan Lambatnya Damkar

Komentar Anda