Portal Indonesia
Habibie

Melaju Kencang, Pajero Tabrak Warga Baturaden Hingga Tewas Mengenaskan

berita terkini
Korban tertabrak Pajero yang melaju kencang
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BANYUMAS - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di jalur maut Baturaden. Kali ini terjadi di Jalan Karangbatur - Baturaden KM 13. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero nopol B 2015 UBC melaju kencang dan menabrak seorang wanita yang tengah berbelanja di warung sayur. 

Tarwono (45) warga Karangtengah, Baturaden mengatakan, kecelakaan terjadi Kamis (26/9) sekitar pukul 06.40 WIB. Saat itu ia berada persis di belakang Pajero yang melaju kencang dari arah Baturaden menuju Purwokerto. "Di dalam Pajero ada 4 orang, dua laki-laki dan 2 perempuan", katanya.

Dijelaskan saksi, setelah melewati Kampus Poltekes Baturaden, mobil sudah melewati garis marka dan condong ke arah sisi kanan jalan. Kemudian Pajero menabrak gerobak bensin, gerobak sayur dan sate yang berada di sisi jalan.

Naas bagi Kusmiati (35) warga Desa Karangtengah RT 02 RW 05 yang sedang berbelanja sayur, tertabrak Pajero dan terseret hingga menabrak tembok rumah yang ada di depannya. Korban tewas mengenaskan seketika.

Tarsiah (51) pemilik warung sayur warga Grumbul Karangbatur RT 03 RW 05 Desa Karangtengah, mengatakan, Pajero dengan cepat menabrak bu Kusmiati yang sedang berada di depan warungnya. "Saya sempat menghindar dan tidak ikut tertabrak mobil", ucap Tarsiah.

Sementara itu pengemudi Pajero, Rifki Zulfahmi (21) warga Kejobong, Purbalìngga, menderita luka lukka dan dilarikan ke RS Margono Soekardjo Purwokerto. Sedangkan tiga penumpang lainnya hanya mengalami luka lecet.

Kanit Laka Polres Banyumas IPTU Munasihun mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut. Ia membantah adanya dugaan pengemudi sedang mabuk atau mengantuk. "Masih kita selidiki, mohon jangan menduga-duga dulu", katanya singkat. (Trisn)

Reporter : Tris
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Temui Pemilik Kendaraan, Kapolres Ponorogo Serahkan Barang Bukti
Berita Selanjutnya Penghasilan Tetap Perangkat Desa Naik Menjadi Rp 2 juta Lebih

Komentar Anda