Portal Indonesia
Habibie

Rajiun Akan Bertarung di Pilkada Muna, Prodem Mubar: Wajar dan Tak Perlu Dipolemikkan

berita terkini
Aktivis Prodem Mubar, Muhamad Taufan 
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MUNA BARAT - Pro Demokrasi (Prodem) Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai wacana Laode M.Rajiun Tumada yang akan bertarung pada Pilkada Muna tahun 2020 mendatang merupakan hal yang wajar dan tak perlu dipolemikkan.

Menurut Aktivis Prodem Mubar, Muhamad Taufan, sebagai warga negara, Rajiun Tumada memiliki hak politik untuk berkompetisi pada Pilkada Muna nanti. 

"Di era demokrasi saat ini setiap warga negara punya kesempatan yang sama menjadi kontestan pada setiap hajatan politik. Meski Rajiun sekarang masih menjabat sebagai Bupati Mubar, saya pikir tidak ada masalah kalau yang bersangkutan ikut berkompetisi pada Pilkada Muna. Tak ada regulasi yang melarang itu. Jadi menurut saya wajar dan tak perlu dipersoalkan," jelas Taufan saat dikonfirmasi portalindonesia.net, Jumat (28/6/19).

Tambah Taufan, Kabupaten Muna dan Muna Barat hanya terpisah secara administrasi. Namun dari segi budaya, Muna dan Mubar merupakan satu kesatuan sebagai masyarakat suku Muna dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. 

"Muna dan Mubar tetap dalam satu bingkai budaya yakni  empat pilar besar (dalam bahasa Muna disebut fatoghoerano). Masyarakat Muna dan Mubar masih hidup dalam suasana kekeluargaan yang diikat kesamaan suku yakni suku Muna," tutur Mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kendari ini.

Taufan mengatakan kalau niatan Rajiun calon di Muna dalam rangka untuk membangun Kabupaten Muna ke arah yang lebih baik patut diberikan dukungan.  

"Sebagai bagian masyarakat suku Muna, pak Rajiun juga punya tanggungjawab moril untuk memajukan Muna agar setara dengan kabupaten lain yang ada di Sulawesi Tenggara. Kalau semangatnya itu, saya kira wajarlah mencalonkan diri sebagai bupati di Muna," tandas Taufan.

Menurut Taufan momentum politik seperti Pilkada Muna 2020, bagi politisi merupakan kesempatan emas untuk berkompetisi. 

"Pilkada Muna 2020 adalah momentum politik. Momentum itu ruang bagi semua politisi untuk ikut kontestasi, termasuk pak Rajiun. Jadi kalau Bupati Mubar, Laode M.Rajiun Tumada menghadiri undangan masyarakat Muna untuk buka puasa bersama dan halal bihalal, lalu dikaitkan dengan politik adalah hal biasa. Saya pikir wajar dan tak perlu dipolemikkan," tutupnya.

Reporter : La Ode Biku
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya IPJT Gelar FGD di Salatiga
Berita Selanjutnya Polres Ponorogo Panen Tersangka Berbagai Kasus

Komentar Anda