Portal Indonesia
Habibie

Gandeng GusDurian Bondowoso, Pesrom SMK NU Tenggarang Asah Karakter Siswa

berita terkini
Pelaksanaan Pesrom siswa SMK NU Tenggarang, Bondowoso
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Pelaksanaan Pesantren Ramadhan yang disingkat Pesrom atau lebih dikenal juga dengan sebutan pesantren kilat merupakan agenda tahunan sekolah yang pelaksanaannya setiap bulan Ramadhan. Tahun ini, Pesrom SMK NU Tenggarang menggandeng komunitas GusDurian Bondowoso.

Kegiatan Pesrom di SMK NU Tenggarang ini, diselenggarakan mulai Rabu hingga Sabtu (08-11/5/2019), dan diikuti oleh ratusan santri kelas X dan XI. 

Sebagai sekolah yang lahir dari organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia Nahdhatul Ulama (NU), SMK NU Tenggarang harus terdepan dalam kegiatan-kegiatan bernafaskan keagamaan. Terbukti dalam Pesrom di SMK NU Tenggarang, seluruh peserta Pesrom tahun ini diberikan materi - materi yang berhubungan dengan pendidikan karakter. 

Guru Agama Islam sekaligus ketua panitia Pesrom SMK NU Tenggarang, Ustdazah Wasilah menyampaikan, bahwa kegiatan Pesrom tahun ini lebih menekankan materi penguatan pendidikan karakter. 

"Dalam memberikan materi penguatan pendidikan karakter kepada peserta Pesrom, kita tekankan pada lima nilai karakter utama, antara lain karakter Religius, Nasionalisme, Integritas, Mandiri, dan Gotong-royong," ungkap Wasilah disela-sela penutupan Pesrom.

Pada prinsipnya, kata Ustdazah Wasilah, penguatan lima nilai karakter utama itu harus dimiliki siswa, seperti pentingnya akhlak jujur. Ini untuk bekal positif masa depan siswa itu sendiri," katanya. 

Wasilah menambahkan, untuk materi Nasionalisme, mendatangkan pemateri dari Rumah Pancasila, materi Religius dan Kemanusian dari GusDurian Bondowoso, materi Kemandirian dan Gotong royong diisi oleh kepala SMK NU Tenggarang. "Disamping itu, ada beberapa guru yang memberikan materi-materi lainnya," tutur Wasilah.

Sementara itu, Daris Wibisono selaku kepala SMK NU Tenggarang yang kebetulan juga koordinator jaringan GusDurian Bondowoso menyampaikan harapan begitu besar terhadap pelaksanaaan Pesrom tahun ini. "Kegiatan Pesrom ini, out putnya kita harapkan bisa optimal," harapnya.

Menurutnya, karakter siswa dinilai semakin hari semakin mengalami degradasi, sehingga Pesrom tahun ini dibuat tematik penguatan pendidikan karakter. "Hal ini tampak juga pada kaum millenial, dan fenomena ini dinilai semakin akut nilai karakternya. Sehingga saya gandeng juga sahabat-sahabat GusDurian untuk menebarkan virus positif 9 nilai Gus Dur” terang Daris saat penutupan Pesrom.

Di akhir rangkaian acara pelaksanaan Pesrom ditutup dengan buka bersama seluruh santri dan guru, dan dilanjutkan dengan sholat maghrib secara berjamaah di masjid sekolah.

Reporter : Chandra
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Menteri ESDM Resmikan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga Pocoranaka
Berita Selanjutnya Sidang Kasus Ijazah Palsu di PN Probolinggo, Terdakwa Tolak Ajukan Eksepsi

Komentar Anda